JABAR.RAGAMUTAMA.COM – Pada Kamis, 10 April 2025, sebuah kecelakaan helikopter tragis terjadi di Sungai Hudson, New York City, menewaskan enam orang di dalamnya. Kejadian ini menarik perhatian luas dan menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial dan berita. Berikut adalah kronologi lengkap dan informasi terkait insiden tersebut.
Kronologi Kejadian
-
Pukul 14:59: Helikopter jenis Bell 206 yang dioperasikan oleh New York Helicopters lepas landas dari Downtown Manhattan Heliport untuk penerbangan wisata.
-
Pukul 15:08: Helikopter mencapai area dekat Jembatan George Washington dan kemudian berbalik arah menuju selatan sepanjang garis pantai New Jersey.
-
Pukul 15:15: Saksi mata melaporkan mendengar suara keras dan melihat helikopter mengalami kerusakan di udara, dengan bagian rotor dan ekor terpisah sebelum jatuh terbalik ke Sungai Hudson dekat Pier 40, Manhattan.
-
Pukul 15:17: Tim darurat dari NYPD dan FDNY tiba di lokasi dan segera melakukan upaya penyelamatan.
Korban
Semua enam penumpang dinyatakan tewas, terdiri dari:
-
Pilot: Seorang pria berusia 36 tahun yang identitasnya belum dirilis.
-
Keluarga dari Spanyol: Agustin Escobar, seorang eksekutif Siemens di Spanyol, bersama istrinya, Merce Camprubi Montal, dan tiga anak mereka yang berusia 4, 5, dan 11 tahun.
Walikota New York, Eric Adams, menyampaikan belasungkawa dan menegaskan bahwa investigasi menyeluruh akan dilakukan. Badan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) telah memulai penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden helikopter di New York City, yang sejak 1977 telah merenggut setidaknya 32 nyawa. Insiden ini memicu kembali diskusi tentang keselamatan penerbangan wisata dan regulasi terkait operasional helikopter di area perkotaan yang padat.
Tragedi kecelakaan helikopter di Sungai Hudson ini menyoroti pentingnya peninjauan kembali standar keselamatan penerbangan, terutama untuk penerbangan wisata di area metropolitan. Masyarakat dan pihak berwenang diharapkan dapat bekerja sama untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.











